Portal Nawacita

Bersatu Kita Maju

Foto: wartaekonomi

Wapres Mar’uf Amin soal Tantangan Ekonomi Tahun 2020

Portalnawacita – Wakil Presiden, Ma’ruf Amin membeberkan sejumlah tantangan bagi perekonomian domestik di tengah tren perlambatan ekonomi, akibat ketidakpastian kondisi perekonomian global di depan pengusaha-pengusaha. 

“Ada perang dagang antara Amerika Serikat dan China yang berkepanjangan serta risiko geopolitik,” ujar Ma’ruf, saat menghadiri HUT Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) ke-31, di Jakarta, Selasa (17/12/2019). 

Tak hanya itu, tantangan lain yang menerpa Indonesia yakni perkembangan ekonomi nasional ada pada sumber daya manusia (SDM) yang rendah dan tingginya tingkat kemiskinan. “Indonesia termasuk lower-middle income dan tertinggal dibandingkan dengan Singapura, Korea dan Jepang,” tuturnya.

Kemudian, Indonesia juga harus berhadapan dengan tingginya tingkat ketimpangan sosial, pengangguran serta ketergantungan ekonomi Indonesia terhadap produk impor. “Adanya perkembangan teknologi digital dan industri 4.0,” imbuhnya.

Mesk begitu, Ma’ruf mmenyebutkan bila proyeksi pertumbuhan ekonomi pada tahun depan yang sebesar 5,3 persen akan memberikan sinyal positif bagi perkembangan pasar modal di Indonesia, lantaran pertumbuhan ekonomi global di 2020 diperkirakan sebesar 3 persen.

“Selama tahun terakhir pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif stabil berada di atas level 5 persen. Masih di atas pertumbuhan ekonomi global yang telah direvisi oleh IMF menjadi 3 persen,” terangnya. 

Dia mengatakan, proyeksi terhadap kondisi perekonomian domestik tersebut telah memberikan sinyalemen positif bagi perkembangan dan peluang dunia usaha, termasuk pasar modal. “Terlebih lagi untuk tahun 2020, pemerintah menetapkan target dan proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,3 persen,” pungkasnya.[*]

wartaekonomi.co.id