October 28, 2021

Portal Nawacita

Bersatu Kita Maju

Polri Tak Pernah Khianati Tugas

Jakarta – Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan angkat bicara terkait kritik yang disematkan lembaganya terhadap polemik penanganan kasus dugaan perkosaan anak di Luwu Timur yang ramai menjadi perbicangan publik. “Tentunya Polri tidak akan pernah mengkhianati tugas pokoknya,” kata dia di Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Menurut Ahmad, Polri bekerja sesuai Pasal 13 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian RI. Di mana tugas pokoknya bukan hanya penegakan hukum, namun juga memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk melindungi dan mengayomi. “Dari tugas pokok ini tentunya tidak hanya kita hanya melakukan penegakan hukum saja, tetapi juga mengayomi masyarakat, melindungi masyarakat dalam rangka penegakan hukum itu sendiri,” jelas dia.

Ahmad memastikan, Polri tidak akan mengabaikan berbagai keluhan dan masukan dari semua pihak. Tentunya dalam rangka meningkatkan kualitas dan kinerja kepolisian. “Tentunya keluhan-keluhan apapun, persoalan polemik di masyarakat, akan direspon oleh Polri. Sekaligus kritik-kritik yang sifatnya yang membangun kepada Polri pasti kita akan tindak lanjuti,” kata dia.

Sebelumnya ramai dibicarakan terkait Polemik kasus dugaan perkosaan 3 anak oleh ayah kandung di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, menyita perhatian masyarakat. Bahkan menimbulkan tagar #PercumaLaporPolisi sebagai bentuk kritik terhadap absennya penegak hukum.

Ditegaskan bahwa “Polri tak akan pernah mengkhianati tugas pokoknya di mana Pasal 13 Undang-undang Nomor 2 Tahun 2020 tentang tugas pokok Polri, bukan hanya penegakan hukum, tapi memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Ahmad di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (11/10).

Ahmad menegaskan, Polri terus mengayomi masyarakat. Termasuk dalam kasus dugaan perkosaan 3 anak di Luwu Timur ini. “Dari tugas pokok ini, tak hanya pendekatan hukum tapi juga mengayomi masyarakat,” ujar Ahmad. (*)