Portal Nawacita

Bersatu Kita Maju

Pemprov Papua Akan Bangun 2 Kolam Renang Standar Nasional

Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan membangun dua kolam renang standar nasional.

Plt Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Selatan Soleman Jambormias mengungkapkan bahwa kedua kolam renang yang akan dibangun tersebut berada di Buti, Kelurahan Samkai dan milik Lantamal XI Merauke.

‘’Bulan September sudah mulai pembangunan. Minggu depan ini akan mulai pembongkaran dan kita akan bangun yang standar nasional,’’ katanya.

Untuk di Buti, jelas dia, tanah milik salah satu masyarakat Asli Papua Marind. Karena itu, jelas dia, sumber pendanaan untuk kolam renang tersebut dari Dana Otsus Papua. =

‘’Selain menjadi latihan atlet-atlet renang Papua Selatan, juga akan menjadi tempat rekreasi. Karena akan ada 2 kolam renang standar nasional . Satu ada di Lantamal XI dan satu ada di Buti. Dibuti ini dibangun dari Dana Otsus. Karena yang punya tanah itu orang buti. Jadi kita akan bangun dari dana Otsus,’’ jelasnya.

Dijelaskan kedua kolam renang tersebut dipersiapkan dan dibangun di tahun ini. ‘’Untuk di Lantamal XI, diharapkan bisa selesia paling tidak Maret atau April 2024 mendatang,’’ jelasnya. Namun begitu, lanjut Mantan Kepsek SMAN I Merauke tersebut bahwa pembangunan 2 kolam renang tersebut dipercepat agar ada tempat untuk latihan dan persiapan para atlet menuju Medan dan Banda Aceh.

Soleman Jambormias juga meminta kepada Pengprov-Pengprov agar mulai merubah orientasi dan cara berpikir yang selama ini keluar mengikuti pertandingan. Tapi mulai berpikir untuk melaksanakan ivent-ivent yang berskala nasional sehingga orang datang ke Merauke untuk bisa menggerakan ekonomi di Papua Selatan sekaligus agar uang bisa berputar di Papua Selatan.

‘’Bahkan kalau kita gelar suatu kegiatan dengan peserta misalnya 300 orang. Tentu selama berada di Merauke, paling tidak mereka butuh makan dan minum , sehingga mereka belanja di Merauke dan uang bisa berpusat di Merauke ,’’ pungkasnya.