Portal Nawacita

Bersatu Kita Maju

5 Juta UMKM Telah Menggunakan QRIS

PortalNawacita – Bank Indonesia (BI) mencatat lebih dari 5 juta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) telah menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai sistem pembayaran digital. Data ini terhitung hingga per 16 Oktober 2020.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan dari jumlah itu, sebanyak 4,2 juta pelaku usaha itu adalah usaha mikro kecil (UMK). Ia bilang jumlah UMKM yang menggunakan QRIS terus bertambah secara berkala.

“Sebagian besar sektor-sektor yang belum tersentuh. Alhamdulillah sudah tersambung dengan merchant dengan QRIS,” tutur Perry dalam Acara HUT Golkar ke 56 secara virtual, Rabu (21/10).

Menurut Perry, ada sejumlah keuntungan bagi UMKM yang menggunakan QRIS sebagai sistem pembayaran digital. Beberapa keuntungan itu, antara lain lebih efisien ketimbang menggunakan uang tunai karena tak ada uang kembalian, pengeluaran tercatat dengan rapi, transaksi terbilang aman karena diawasi oleh BI, dan lebih bersih karena tak ada kontak fisik.

Sebelumnya, bank sentral menyatakan sedang mengembangkan transaksi QRIS di luar negeri. Saat ini, BI sedang mengkaji kerja sama itu dengan beberapa negara, seperti Malaysia, Thailand, dan Arab Saudi.

Perry menjelaskan hal ini sesuai dengan cetak biru sistem pembayaran Indonesia 2025 yang telah diluncurkan pada Mei 2019 lalu, salah satunya menyambungkan pembayaran domestik dengan luar negeri. Namun, ia menggarisbawahi bank sentral tetap mengedepankan kepentingan nasional.[*]

cnnindonesia.com